Text
Secangkir Kenangan Antologi Cerita Pendek Peserta Didik SMPIT Raudatul Jannah Cilegon Tahun Peajaran 2019/2020
Senja menatapku dengan lamat di dalam kereta api menuju Yogyakarta. Dengan memangku kepala seseorang yang telah tua renta. Ya, dia adalah Ayahku. Orang yang sealu aku jaga setelah kepergian Ibu. Aku mengelus-ngelus kepalanya dengan lembut sampai ia tertidur pulas dipangkuanku. Yang terbenak dipikiranku hanyalah bagaimana caranya Ayahku bisa sembuh dari penyakit yang ia derita kini.
Hingga pandanganku tertuju pada sebuah keluarga kecil yang duduk tepat di samping tempatku duduk. Mereka tampak begitu bahagia. dengan lelucon sang anak yang menggemaskan. Seketika aku teringat akan masa kecilku dengan Ayah dan Ibu. Dulu, kisahku sama seperti anak itu. Ayah dan Ibu suka mengajakku untuk bepergian dengan menaiki kereta. Tingkahku juga sama dengannya, menciptakan lelucon yang membuah Ayah dan Ibu tertawa. Terbayang dengan jelas dibenakku akan hal itu. Ah, aku rindu sekali.
"Para penumpang kereta api tujuan Yogyakarta, kita telah sampai di Stasiun Tugu Yogyakarta. Diharapkan untuk mempersiapkan diri dan barang-barang anda."
Tak terasa, Aku dan Ayah telah sampai di kampung halaman yang sangat kami rindukan. Aku segera membangunkan Ayah.
"Yah, bangun Yah, kita sudah sampai." ucapku
Tidak tersedia versi lain
something wrong.