Mimpi Sederhana
Satu per satu remaja-remaja itu turun dari mobil bak Layur menimpali. “Tapi, akting Yu Semi saat terbuka milik Pakde Bambang. Wajah mereka terlihat rekaman permainan cublak-cublak suweng top mengantuk dengan tubuh terlihat lelah. Namun, banget. Natural gitu.” mereka tak bisa menutupi rasa senangnya.
“Natural kayak mbok-mbok ya? Hahaha …. Bilang
“Pakde, matur nuwun sudah menjemput kami,” ke Alun, kalau videonya jelek, Yu Semi syuting lagi. Yang seru Layur sambil melambaikan tangan. lebih heboh ya!”
“Podho-podho ... sama-sama, Layur. Pokoknya Layur dan Vani melambaikan tangan mengiringi kalau butuh wira-wiri lagi, jangan sungkan bilang Yu Semi dan Pak Kadus meninggalkan lokasi kemping Pakde, ya. Wis langsung pulang sana,” balas Pakde mereka. Agenda pagi untuk para remaja itu adalah Bambang. membuat video matahari terbit di Bukit Menara. Pasti
seru. Lumayan ada aktivitas sembari menunggu Pakde
Kali ini, mereka diturunkan bukan di balai desa
Bambang menjemput mereka memakai mobilnya.
seperti tempat awal berkumpul. Layur meminta
Pakde Bambang yang menjemput mereka untuk
langsung menuju rumahnya. Layur masih ingat,
ia punya beberapa botol sirup. Lumayan, teman-
temannya bisa melepas dahaga dulu sebelum balik
“Bapak … Bapak ….”
ke rumah.
Layur membuka pagar rumah diikuti oleh
Sebelumnya, Yu Semi dengan membonceng Pak
Alun dan beberapa teman lainnya. Vani dan Sisil
Kadus sudah pulang pagi-pagi sekali karena harus
langsung pulang karena rumah mereka persis ada di
kulakan untuk warungnya. Vani dan Layur yang
depan rumah Layur. Layur bergegas menuju dapur,
sudah terbangun sejak subuh mengantar Yu Semi
mengeluarkan beberapa gelas dan membuat es sirup.
sambil berkali-kali mengucapkan terima kasih.
Beres. Semua bakal kebagian.
“Yu, matur nuwun nggih. Sudah semalaman
“Ratna, Dini ... bisa bantu angkat minuman
mengajari Vani menari dan main cublak-cublak
ini?” panggil Layur. Dua sahabat yang sedang
suweng. Seru banget pokoknya,” ucap Vani.
berselonjor di pendopo itu sigap masuk dapur untuk
“Halah ... Yu Semi mung urun tenaga, sekadar mengeluarkan minuman. menyumbang tenaga. Ndak sanggup mikir berat Layur masih memanggil-manggil bapaknya,
seperti kalian.”
tetapi tetap tidak sahutan.
246 BAB 21 | Mimpi Sederhana Layur Tetaplah Berlayar 247
“Kalian mau makan lagi? Kalau iya, bikin mi sana. “Panggilan apa? Panggilan siapa?” Mau goreng atau rebus, komplet. Ada semua. Telor Vani ragu untuk menjelaskan. Layur mendesak.
juga ada. Buka saja rak di atas wastafel dapur,” kata
Layur yang disambut penuh semangat oleh teman- “Gimana ngomongnya ya. Eh tapi ini kata ibuku
teman lelakinya. ya. Katanya, bapakmu dipanggil polisi dari kemarin
siang.”

Layur menemani teman-temannya melepas
lelah. Tak berapa lama, Vani dan Sisil datang. Layur kaget setengah mati. Demikian juga teman-Mereka membawa sekeranjang rambutan hasil teman yang mendengar penjelasan Vani. Mereka ribut memetik dari kebun. dan bertanya ini dan itu.
“Aku juga ndak ngerti, Alun,” sergah Layur panik.
“Bapak salah apa lagi. Kata orang-orang, pelaku
kerusuhan sudah ditangkap.”
Layur masih tidak yakin dengan nasib
bapaknya. Dia bergegas memakai kruk dan
berkeliling dari satu kamar ke kamar lain.
Berharap Bapak ada di salah satu ruangan itu.
Nihil.
“Alun! Bantu mikir, dong. Jangan ikutan
bengong,” hardik Layur. Alun yang sudah
terbiasa jadi tumpahan emosi Layur itu paham
harus berbuat apa, yakni mending diam.
Vani mencoba menenangkan Layur.
“Sini, Layur ...,” bisik Vani. “Aku dengar kamu Demikian juga Yuli dan Ratna turut membujuk panggil-panggil bapakmu.” kawannya itu agar duduk tenang.
Layur mengangguk. Tampaknya Vani tahu Layur hampir menangis. Dia berpikir lama.
sesuatu. Lantas, menunjuk Alun.
“Kata ibuku, kemarin bapakmu pamit dan nitip “Ambil sepedamu, sana. Boncengin aku. Kita ke rumah sama bapakku. Dia pergi karena dapat kantor polisi. Cari Bapak.” panggilan,” tutur vani.
248 BAB 21 | Mimpi Sederhana Layur Tetaplah Berlayar 249
Alun ketularan panik. “Kantor polisi yang mana? “Layuur! Sepeda sudah siap ….” Alun memanggil Ada banyak, Layur. Kamu kalau udah punya keinginan dengan kencang. Benar, Layur melihat kelima suka aneh-aneh.” temannya sudah berjajar dengan sepeda mereka. Ia segera mengayun langkah ke halaman. Dipilihnya
“Ya udah. Aku jalan sendiri. Jangan ngikutin!”
Basri untuk memboncengkan karena anak itu punya
balas Layur. Ia serius mau pergi. Ditariknya kruk
badan paling besar. Seharusnya paling kuat dan
dengan kasar.
paling cepat mengayuh sepeda. Teman lain pun
Yuli coba menenangkan Layur lagi. “Aku temani segera mencari pasangan untuk bersama-sama ya. Kamu duduk aja dulu. Aku ambil sepedaku.” menuju kantor polisi.
Bersahutan, Sabri, Wawan, Sisil, dan Vani “Pokoknya jalan dulu. Cari kantor polisi paling menyatakan siap mengambil sepeda masing-masing. dekat,” rengek Layur. Alun malu hati, dia pun mau mengambil sepeda.
Tiba-tiba ....
“Semua yang ada di sini, ndak ada yang punya
“Kalian mau kemana?”
motor ya?” tanya Ratna heran.
Lho suara siapa itu?
“Ya, kita semua kan seumuran. Belum boleh punya
SIM. Paling tua sih Dini, tapi dia naik sepeda aja ndak “Bapak!” teriak Layur girang. Sosok yang berjalan 
bisa,” ledek Petrus. dari belakang sepeda itu adalah orang yang sudah
membuatnya khawatir. Teman-teman Layur ikut lega.
“Udah buruan ambil sepeda kalian. Aku tunggu
lima menit di sini,” sela Layur. “Katanya Bapak dipanggil polisi?
Dimasukkan sel ya Pak?” tanya Dini dengan
Layur mondar-mandir di pendopo menunggu lima
polos. Layur mendelik padanya.
temannya pulang mengambil sepeda. Perasaan Layur
kalut. Kalau Bapak dipanggil polisi kemarin, kenapa
hari ini belum pulang juga? Jangan-jangan Bapak
dimasukkan ke sel tahanan. Layur jadi ingin menangis.
Membayangkan bapaknya tidur di lantai dingin tanpa
beralaskan tikar seperti pernah dia tonton adegan itu
Fr M> #m ゥイ ;# #ヲ # r ># ヲ Mイ#ゥ#イ#エ \# Mエ#
Bapak paling tidak tahan tidur di lantai.
250 BAB 21 | Mimpi Sederhana Layur Tetaplah Berlayar 251
Bapak tak bisa menahan tawa. “Iya, kemarin “Dan kamu, Ratna. Dimana pun kamu kuliah.
sore Bapak dipanggil polisi. Tapi bukan karena mau Jangan lupa pulang. Setidaknya, dalam sejarah Dusun dimasukkan penjara. Bapak jadi saksi. Ditanya ini dan itu Prau ada seorang doktor cantik lahir di sini,” ucap untuk melengkapi berkas pemeriksaan Juragan Perahu.” Layur mantap.
Petrus penasaran. “Lha kenapa Om baru pulang Layur melepas dua sahabatnya dengan lambaian dari kantor polisi hari ini?” tangan. Rumah kembali sepi. Ah tidak, pasti sebentar
lagi Bapak akan memancing cerita Layur sampai
“Siapa bilang?” Bapak balik bertanya. “Bapak
malam.
semalam tidur di rumah kok. Tadi pagi-pagi keluar cari
solar buat mesin perahu.” “Senang, punya teman banyak?” tanya Bapak.
“Ooo ... begitu ceritanya. Gimana Layur, masih Layur mengangguk mantap. Dia rengkuh lengan panik-panikan lagi?” canda Alun yang disambut kuat bapaknya dan dipeluknya erat. cibiran oleh Layur.
“Bosan, temenan sama Bapak doang!” canda
Teman-teman Layur pun berpamitan sambil Layur. berjanji untuk terus saling bertemu mematangkan Bapak mengacak-acak rambut putrinya yang
rencana membangun dusun wisata.
semakin minta perhatian itu. Layur memindahkan
“Moga-moga proposal yang kamu ajukan ke pelukannya dari lengan ke pinggang Bapak. kabupaten bisa lolos ya, Layur ...,” bisik Ratna diiringi “Pak, dua bulan lagi Layur ulang tahun ketujuh
senyum tulus Vani di sampingnya.
belas. Tabungan Bapak sudah cukup untuk belikan
“Boleh aku memeluk kalian lagi seperti tadi ponsel buat Layur? Dulu udah janji kan? Bekas juga malam?” pinta Layur dengan manja. oke,” rayu Layur.
Penuh haru, Vani dan Ratna memeluk Layur. “Siap,” sahut Bapak pendek.
“Impianmu membangun Dusun Prau pasti “Kalau ada ponsel kan enak. Layur bisa terwujud, Layur,” bisik Vani. teleponan sama teman-teman. Motret dusun kita dan langsung bikin cerita di media sosial. Biar makin
“Iya,” sahut Layur tanpa melepas pelukan.
banyak bus dan mobil wisatawan ke sini.”
“Jangan lupa janjimu untuk menemani anak-anak sini
berlatih menari dan main gamelan.” Bapak mengangguk sambil memikirkan
dompetnya yang kosong.
Ketiganya melepas pelukan.
252 BAB 21 | Mimpi Sederhana Layur Tetaplah Berlayar 253
“Oh ya, kemarin waktu kamu ndak ada di rumah, Saat kita menganggap impian itu cukup Pak Pos mengantar surat ke sini. Surat apa, Bapak sederhana, saat itulah tercermin betapa kita yakin belum buka. Ada logo UGM tampaknya,” kata Bapak bakal mampu meraihnya. Layur sangat yakin dengan kemudian. fokus impiannya. Persis seperti nasihat bijak Ratna
semalam!
Layur mengangguk ringan. “Oh, mungkin itu
balasan atas surat yang aku kirim entah kapan. Baru Layur membuka surat bersampul logo kampus dibalas sekarang ya.” yang dia idamkan. Dia baca di teras rumah saat
langit senja menyapa. Kedua alisnya terangkat
“Kamu tanya apa ke UGM?”
tinggi-tinggi saat meniti kata demi kata dengan teliti.
Layur mengangkat kedua bahu. “Itu dulu. Pas Jauh di atas langit Dusun Prau ada bintang jatuh.
Layur penasaran ada tidak beasiswa untuk anak
difabel seperti aku.”
“Ya sana, buruan dibuka suratnya.”
Layur melepas pelukan.
“Layur mandi keramas dulu ah, Pak. Lengket
kemarin sore ndak mandi.”
“Ndak penasaran dengan isi suratnya?”
Layur malah melambaikan tangan. Entah
maksudnya dia mau pergi ke kamar mandi dulu atau
pengganti geleng kepala.
Layur masuk ke kamar, mengambil pakaian ganti,
dan menarik handuk di depan kamar mandi.
Mau kuliah? Atau mending fokus mewujudkan
dulu program dusun wisata yang terlanjur dimulai?
Layur menatap cermin di kamar mandi dengan
senyum lebar. Ada gambar diri di situ.
254 BAB 21 | Mimpi Sederhana Layur Tetaplah Berlayar 255

Epilog

/=5F5c6=B5D;YcI5DF5cA5A=c5AJcI5Ac6=H5c69GB5G=]
09D;EAB5<¥c AJcA9D85G5=cC=CF=cH9C65G=c
C9D5G=¥
+9C5D;YcI5AcH9CJ85
,5CJDYc=D=B5
C9B5CF5J=cI=D;;=c6JA=IcC9G5=
256 ! !bRQbc Mimpi Sederhana 257
Glosarium keseimbangan tubuh saat berjalan. Kruk
ada dua jenis yaitu kruk ketiak dan kruk
lengan bawah.
Layur : adalah nama ikan perairan laut yang
Ampyang : panganan tradisional khas Jawa yang bentuknya panjang dan ramping. Ukuran
terbuat dari kacang tanah yang diberi
tubuhnya dapat mencapai panjang
adonan gula jawa.
2m, dengan berat maksimum tercatat
Batugamping : ditulis serangkai sebagai padanan kata 5kg dan usia dapat mencapai 15 tahun.
karst yaitu kawasan yang terbentuk oleh Kegemarannya pada siang hari berkeliaran
pelarutan batuan, kurang subur untuk di perairan dangkal dekat pantai yang kaya
pertanian, terdapat bukit-bukit kecil, dan plankton krustasea. sungai-sungai yang tampak di permukaan Ledek : penari dan penyanyi kesenian tradisional
hilang dan terputus ke dalam tanah
yang biasanya berkeliling bersama pemain
menjadi sungai bawah tanah.
gamelan
Cadik : bambu atau kayu ringan yang dipasang di Niyaga : sebutan untuk penabuh/pemain gamelan
kiri kanan perahu, berbentuk seperti sayap,
sebagai alat pengatur keseimbangan agar Pendopo : bangunan yang luas terbuka tanpa sekat
perahu tidak mudah terbalik. Istilah lainnya dan menjadi bagian dari rumah adat
adalah katir. Jawa yang terletak di bagian depan rumah, disediakan untuk pertemuan serta
Gamelan : satu perangkat alat musik Jawa (terdapat keperluan lain yang ada hubungannya
juga di Sunda, Bali, dan sebagainya) yang
dengan kemasyarakatan.
terdiri atas saron, bonang, rebab, gendang,
gong, dan sebagainya. Sayur gori : sayur khas Jawa berbahan nangka muda
(gori) dan santan.
Gatot : penganan yang dibuat dari dibuat dari gaplek/singkong kering yang disayat kecil- Stalakmit : adalah pembentukan gua secara vertikal
kecil memanjang kemudian direbus dan yang tumbuh dari bawah ke atas dicampur dengan gula, dimakan dengan ditemukan di lantai gua, biasanya langsung
parutan kelapa ditemukan di bawah stalaktit. Stalakmit
mempunyai berbagai bentuk, yaitu lebar,
Kruk : tongkat/alat bantu berjalan untuk
ソ #エf #エf イMイrゥrヲr ヲM M ># # #エ rヲ pendek, tinggi, kurus dan seperti menara.
terutama kaki biasanya digunakan Stalaktit : disebut juga batu tetes yang menggantung
secara berpasangan untuk mengatur dari langit-langit gua kapur. Sungai Bawah Tanah : sungai yang mengalir sebagian Penulis atau seluruhnya di bawah tanah, dengan
kata lain permukaan air dan tepi sungai
tidak terekspos cahaya matahari. Banyak Anang YB, menjadi penulis profesional

sejak 15 tahun lalu. Karya tulisnya
terdapat di daerah batugamping
berjumlah 90 buku dan terus bertambah.
Susur Sungai : dikenal dengan istilah cave tubing, yaitu Kini ia berfokus menjadi ghostwriter,
olahraga petualangan mengikuti aliran air イMエ ソ イMエ ゥr F#エ イMイ> # >rソf #
Bersama pasangan hidupnya, ia
menggunakan pelampung dari ban dalam
mengelola Akademi Penulis Buku dengan
sambil menikmati indahnya goa di sungai partisipan dari Indonesia dan luar
bawah tanah. negeri. Di dunia maya, Anang YB banyak
Tayub berbagi ilmu kepenulisan melalui blog : merupakan tarian pergaulan yang
penarinya disebut ledek. Kesenian Tayub @anangyb.writer serta @akademi.penulis. ghostwriterindonesia.com dan Instagram
Yogyakarta memiliki identitas kesenian id. Silakan untuk berteman.
#エf イM M Mヲ rヲ#エ ヲMmrF #エ イ#エ r# F#エ
hubungannya dengan alam sekitar. Tarian
ini terdapat juga di wilayah Indonesia Ilustrator lainnya.
Tiwul : panganan pokok khas Jawa sebagai ›## › ¹ソmイ#, Dosen DKV di Institut 
pengganti nasi yang berbahan dasar ketela Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya
(ISTTS), sekaligus freelance Ilustrator Buku
pohon atau singkong yang disebut dengan
Wayang yang bertema keluarga, petualangan, : seni pertunjukkan tradisional asli Indonesia
yang berasal dan berkembang pesat di dan Islam. Media pilihannya adalah
digital. Sepanjang karirnya dari tahun
pulau Jawa dan Bali. Anak-anak dapat mrエff# ›## イMエF# # membuat tokoh wayang dari bahan daun kehormatan untuk berkolaborasi dalam
singkong atau ubi kayu. berbagai proyek ilustrasi untuk buku anak-
anak, bekerja sama dengan berbagai
Urap : kelapa parut yang dibumbui untuk
penerbit ternama di Indonesia maupun
campuran sayur-mayur rebus. Biasanya bekerjasama dengan penerbit/penulis luar
dimakan bersama dengan nasi dan lauk negeri. Karya–karyanya dapat dilihat di
tahu tempe goreng. oc ゝエ## エ ソmイ# ;Mm#エ?M ›## ›
¹ソmイ# ›## F# # Frm > エfr イMゥ#ゥ r
Mイ#rゥ エ## エ ソmイ#ゝfイ#rゥ ?ソイ
Editor Naskah Editor Naskah
Ò# ヲ Ä# ソ ソ ¹ソm#Fr, akrab disapa Tasaro Gk memiliki latar pendidikan Komunikasi Fr ÄM r# #エ Ò r ô#m Fr akrab ,

Jurnalistik dan Pendidikan. Mantan disapa Adi, merupakan seorang Analis

wartawan Jawa Pos Grup ini sekarang Sistem Informasi dan Jaringan di Pusat
menjadi pelatih training Jurnalistik untuk Perbukuan, Kemendikbudristek. Belum
instansi di Intermedia Training, Businnes lama Adi terjun dalam dunia perbukuan,
Writing di Inixindo Bandung, dan dosen yakni sejak tahun 2022. Adi menamatkan
tamu Jurnalistik program Kampus Merdeka pendidikan DIII Teknik Informatika
Universitas Muhammadiyah Semarang, Politeknik Pos Indonesia pada tahun 2006,
serta pelatih jurnalistik di GIMB Pra Kerja pendidikan SI Informatika Universitas
Kemnaker RI 2023. Sempat berkarier sebagai Mercu Buana pada tahun 2017, dan
editor buku pendidikan, Tasaro kini menjadi pendidikan S2 Informatika Universitas
editor lepas, mendirikan Sekolah Alam Indonesia pada tahun 2022. Kamu dapat
Bukit Akasia di Sumedang dan menulis menyapanya melalui belasan novel, puluhan buku bacaan anak, adi.setiawan@kemdikbud.go.id
artikel, sejak 2004 hingga hari ini. Saat
ini, Tasaro juga menjadi anggota Komite
Penilaian Buku Non Teks, Pusat Perbukuan,
Kemendikbudristek RI. Editor Visual
Editor Naskah « ¹r #ゥ >Fr cukup dipanggil abdi.
Sejak 2004 berkarya sebagai saudagar

Namanya Kイr # ›ソ r r#エr û visual di beberapa penerbit buku indie e

,
dan majalah. Di samping menjadi cantrik
ia merupakan anak pertama dari
di Center for Religious and Cross-cultural
dua bersaudara keturunan Makassar.
Studies UGM, ia juga aktif mengelola
Membaca adalah bagian dari hidupnya
lokakarya visual untuk UMKM lokal.
sejak kecil. Bekerja di Pusat Perbukuan
Kamu dapat menyapanya melalui
menjadikannya akrab dengan dunia
kotakpesandarimu@gmail.com
perbukuan. Menjadi bagian dari editor
M M r ヲ# r #m エ F#エ Mゥ#m mengedit beberapa buku teks dan buku
nonteks sejak saat itu. Emira bisa ditemui
di IG @Miranovit.
Desainer

\r# # ゥイ# ÄM #, Akrab disapa Kiata, #F#ゥ#m Mソ #エf FM #rエM f # ゥM #
berdomisili Depok yang telah aktif
membuat desain buku sejak tahun 2013.
Di antaranya Buku Teks Kurikulum 2013,
dan Kurikulum Merdeka. Kiata juga
bekerja sebagai Social Media Specialist
yang kerap membuat konten planning,
dan konten kreatif. Hal lain dari Kiata yaitu
hobinya dalam bernyanyi, menulis dan
membuat lagu. Kenali Kiata lebih dalam
lewat platform digital miliknya. Instagram/
Linkedin : Kiatayaki

Seorang remaja putri

bernama Layur mengalami
kecelakaan pada kakinya
setelah terkena ledakan
bom ikan. Dusun tersebut
dulunya makmur, tetapi
sejak penggunaan bom ikan
menjadi kebiasaan, lautan
dan terumbu karang sekitar
dusun semakin rusak dan hasil tangkapan ikan semakin
menurun. Masyarakat pun semakin miskin.
Namun, Layur tidak menyerah. Ia memiliki tekad
untuk membangun dusunnya sebagai dusun wisata yang
ramah lingkungan.
Sayangnya, ada sekelompok orang yang berusaha
menggagalkan niat mulia itu. Dusun wisata itu dibuat
luluh lantak hingga Layur ingin menyerah.
Selain mengangkat tema literasi digital, novel remaja ini sarat akan kisah persahabatan, tantangan hidup, dan kasih sayang unik di dalam keluarga.
ISBN 978-623-118-059-9 (PDF)

HET Rp44.700